Mas Jamal Menerima: 1. Pendamping Produk Halal 2. Pembuat Legalitas Usaha 3. Biro Travel Umroh & Haji 4. Jual Beli Sayuran 5. Owner Peci Sufi Jamal Berkah 6. Pimpinan PT. Taman Wareg
Kamis, 10 September 2020
MAPEL IPS KELAS VIII MTS/SMP MATERI INTERAKSI ANTAR RUANG DI NEGARA-NEGA...
KUNJUGILAH BLOG KAMI SETIAP HARI
Jumat, 28 Agustus 2020
SURAT AL HUJURAT AYAT 10 & 12
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI
Materi Surat Al-Hujurat ayat 10 dan 12
Oleh:
Muhammad Jamaludin
إِنَّمَا
ٱلْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ فَأَصْلِحُوا۟ بَيْنَ أَخَوَيْكُمْ ۚ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ
لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ
Referensi: https://tafsirweb.com/9780-quran-surat-al-hujurat-ayat-10.html
Terjemah Arti:
Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat.(Referensi:https://tafsirweb.com/9780-quran-surat-al-hujurat-ayat-10.html
يَٰٓأَيُّهَا
ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱجْتَنِبُوا۟ كَثِيرًا مِّنَ ٱلظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ ٱلظَّنِّ
إِثْمٌ ۖ وَلَا تَجَسَّسُوا۟ وَلَا يَغْتَب بَّعْضُكُم بَعْضًا ۚ أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ
أَن يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوهُ ۚ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ ۚ
إِنَّ ٱللَّهَ تَوَّابٌ رَّحِيمٌ
Referensi:
https://tafsirweb.com/37710-quran-surat-al-hujurat-ayat-10-12.html
Terjemahan: Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang. Referensi: https://tafsirweb.com/37710-quran-surat-al-hujurat-ayat-10-12.html
A. Asbabbun Nuzul Surat Al-Hujurat Ayat 10
Persaudaraan yang didasari oleh nilai-nilai keislaman dikenal dengan istilah ukhuwah Islamiyah. Persaudaraan sesama muslim merupakan persaudaraan yang dilandasi oleh keimanan serta persamaan aqidah. Sedangkan ayat ini menegaskan bahwa setiap orang muslim, itu bersaudara.
Perselisihan diantara orang muslim tidak akan menyebabkan salah satunya keluar dari Islam, mereka tetap saudara.
Sehingga persaudaraan akan menjadi kehidupan yang harmonis, saling menjaga perdamaian, diliputi oleh rasa kasih sayang, dan sabagainya. Lalu apa sebab turunya ayat tersebut, diantaranya sebagai berikut:
Bahwa dulu ada dua orang laki-laki muslim yang sedang bertengkar satu sama lainnya. Sehinngga marahlah para pengikutnya dengan menggunakan tangan dan sandal. Kemudian turunlah ayat ini agar bisa menghentikan perkelahian dan menciptakan perdamain. Ini adalah satu sebab turunya surat Al-Hujurat ayat 10.
Bahwa dulu ada dua orang laki-laki muslim yang sedang bertengkar satu sama lainnya. Sehinngga marahlah para pengikutnya dengan menggunakan tangan dan sandal. Kemudian turunlah ayat ini agar bisa menghentikan perkelahian dan menciptakan perdamain. Ini adalah satu sebab turunya surat Al-Hujurat ayat 10.
Selain itu, ada sebuah riwayat dari Ibnu Jarir yang bersumber dari Al-Hasan, bahwa dalam perkelahian tersebut terjadi antara dua suku. Mereka semua dipanggil ke pengadilan, tetapi mereka membengkang. Maka Allah turunkan ayat ini, sebagai peringatan kepada orang-orang yang bertengkar agar segera damai, sampai sini sudah jelas.
B. Tajwid Surat Al-Hujurat Ayat 10
Ayat ini terbilang cukup pendek, sehingga hukum bacaan tajwidnya tidak begitu banyak. Adapun penjelasannya sudah kami jelaskan di atas. Berikut adalah hukum tajwid surat Al-Hujurat ayat 10.
إِنَّمَا ٱلْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ فَأَصْلِحُوا۟ بَيْنَ أَخَوَيْكُمْ ۚ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ
1. أنما : Bacaan gunnah karna terdapat huruf nun yang bertasydid, adapun cara bacanya dengan mendengung serta ditahan sesaat.
2. الْمُو : Bacaan alif qomariyah, karna alif lam bertemu dengan salah satu huruf qamariyah yaitu mim. Adapun cara bacanya cukup dibaca dengan jelas.
3. منُوْن : Bacaan mat thabi’i, karna ada wau sukun yang diawali dengan huruf berharakat dhammah, cara bacanya, dibaca panjang dua harakat.
4. ةٌ فَأ : Bacaan Ikhfa; haqiqi, karna dhamma tanwin yang bertemu dengan huruf fa’, cara bacanya disamarkan dan degung serta ditahan selama 2 harakat.
5. ـحُوْا : Bacaan mat thabi’i karna wau sukun didahului oleh huruf berharakat dhammah, cara bacanya sama dua harakat.
6. بَيْن : Bacaan mat layyin, karna ya’ sukun didahului oleh huruf berharakat fathah, cara bacanya panjang selama dua harakat.
7. خوَيْكـ : Bacaan mat layyin juga, karna terdapat huruf berharakat fathah diikuti ya; sukun, bacaannya sama dua harakat.
8. ـكمْ وَ : Bacaan idhar syafawi, karna mim sukun bertemu dengan wau, cara bacanya dengan jelas.
9. ـقُوا اللَّهَ : Bacaan tafkhim, karna lafad Allah didahului oleh huruf berharakat dhammah, cara bacanya harus tebal.
10. كمْ تُر : Bacaan Idhar syafawi, karna mim sukun bertemu dengan huruf tha, cara bacanya cukup dengan jelas.
11. مون: Bacaan mad arid lissukun, karna huruf mad wau didahului oleh huruf berharakat dhammah, yang berada di akhir kalimat. Cara bacanya 4 harakat.
C. Kandungan Surat Al-Hujurat Ayat 10
Sejarah telah mencatat manfaat positif dari persaudaran, sebagaimana Nabi Muhammad mempersatukan kaum muhajirin dan kaum anshar.
Salah satu kunci sukses dalam melestarikan serta menciptakan kehidupan masyarakat yang baik, martabat, serta terhormat. Salah satunya harus mempunyai persaudaraan yang kuat. Adapun isi kandungan dari surat Al-Hujurat diantaranya sebagai berikut:
1. Perselisian, pertengkaran, serta perpecahan akan menjauhka dari rahmat Allah yang maha Esa. Sehingga ayat ini mengisyaratkan kesatuan dan persatuan akan melahirkan rahmat dan nikmat bagi mereka semua.
2. Wajib bagi orang muslim untuk memperdamaikan mereka yang berselisih, walaupun yang berselisih hanya dua orang, apalagi banyak.
3. Semua orang muslim walaupun mereka bukan saudara kandung, mereka secara otomatis akan terikat dengan persaudaraan iman. Mengapa? Karna ukhuwah Imaniyah bagaikan saudara kandung, bahkan lebih.
4. Orang-orang mukmin harus menjadikan taqwa sebagai landasan dalam seluruh amal kebaikannya. Salah satunya mendamaikan dua orang yang berselisih. Dengan taqwa seseorang akan mendapatkan rahmat Allah serta bisa Ini adalah beberapa isi kandungan surat Al-Hujurat ayat 10.
Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh
Dalam pepatah ini kita bisa menyimpulkan bahwa orang muslim ibaratkan sebatang lidi, apabila bersatu maka akan menjadi kuat. Tapi sebaliknya apabila sudah berpisah, maka akan terpecah belah.
Ayat ini menegaskan bahwa orang-orang mukmin itu bersaudara. Persaudaraan (ukhuwah) diantara sesama mukmin adalah persaudaraan yang dilandasi oleh persamaan aqidah dan keimanan kepada Allah subḥānahū wa taʻālā. Persaudaraan yang didasari oleh nilai-nilai Islam dikenal dengan istilah ukhuwah islāmiyyah.
Ukhuwah islāmiyyah mencakup :
1. Ukhuwah Dīniyyah, yaitu persaudaraan yang didasari oleh persamaan agama. Persaudaraan seagama dan seiman inilah yang dimaksud oleh QS. Al-Ḥujurāt ayat 10.
2. Ukhuwah Waṭāniyyah wa an-nasab, yaitu persaudaraan karena satu bangsa dan keterikatan keturunan.
3. Ukhuwah Insāniyyah atau Basyāriyyah, yaitu persaudaraan karena sama-sama manusia.
Referensi :
http://makalahqw.blogspot.com/2019/09/al-hujurat-4910-indonesian-tafsir.html
https://duniapondok.com/surat-al-hujurat-ayat-10/
https://tafsirweb.com/37710-quran-surat-al-hujurat-ayat-10-12.html
https://www.google.com/search?q=AL+QURAN+PNG&safe=strict&client=firefox-b-d&sxsrf=ALeKk02eO88AzWVkkQFDgLaQ-s_6S9dEhg:1598624050355&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ved=2ahUKEwiDhJrVir7rAhVUVH0KHWoBAzUQ_AUoAXoECA0QAw&biw=1366&bih=654#imgrc=xuAnMZaGfswImM
KUNJUGILAH BLOG KAMI SETIAP HARI





